March 2018 - INFO JULAK

Wednesday, March 28, 2018

Jadi Tim Sukses, Banyak Guru PNS Diangkat Sebagai Pejabat Struktural, Menpan RB Akan Lakukan Penertiban

11:00 AM 0
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur mengatakan, jumlah guru PNS masih kurang. Salah satu penyebabnya adalah banyaknya guru PNS yang diangkat menjadi pejabat struktural di pemerintahan daerah.



Bahkan, kata Asman, ada guru PNS yang menjabat sebagai kepala Dinas Perhubungan.
''Cuma saya pikir karena kelemahan kita selama ini adalah data. Banyak guru-guru kita sekarang bukan lagi profesi guru. Tapi sudah menjadi pejabat struktural bahkan ada yang menjadi kepala Dinas Perhubungan,'' kata Asman Abnur saat memberikan pengarahan dan pembekalan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Senin (26/3), seperti dikutip dari liputan6.com. Umumnya peralihan ini diakibatkan oleh keterlibatan PNS sebagai tim sulkses dalam pemilihan kepala daerah.

''Jadi kalau kita tanya kepala dinasnya, kamu kenapa kok bisa jadi kepala dinas perhubungan? Jawabnya karena jadi tim suksesnya bupati dan walikota. Maka diangkat jadi kepala dinas,'' jelas dia.
Asman menegaskan, ke depan hal-hal seperti ini harus ditertibkan. Sebab apabila tidak ditertibkan kebutuhan PNS akan terus kurang padahal pemerintah terus berupaya agar kebutuhan tercukupi.
''Hal seperti ini mau kita tertibkan Pak Menteri (Menteri Pendidikan Muhajir Effendy-red). Karena kalau setiap tahun diambil, tenaga guru akan berkurang terus,'' ujar dia. liputan6.com

Read More

Tuesday, March 27, 2018

Kuota CPNS Pelamar Umum Capai 154 Ribu, MenPAN : Pendaftaran Mulai Akhir Juli

8:00 PM 0
Tahun ini, kuota CPNS dari jalur pelamar yang disiapkan pemerintah sebanyak 60 sampai 70 persen dari jumlah pensiun. Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (MenPAN-RB) Asman Abnur, tahun ini ada sekitar 220 ribu PNS yang pensiun. Namun, tidak akan diisi semuanya oleh CPNS baru.


“Kami pakai minus growth, artinya antara jumlah PNS pensiun dan CPNS baru tidak berbanding lurus. Kuota CPNS secara nasional yang kami siapkan tahun ini 60-70 persen,” ungkap Asman di kantornya, Jumat (23/3/2018). Dengan begitu, kuota CPNS 2018 berada di kisaran 132 ribu hingga 154 ribu orang. Dia mengungkapkan, seluruh usulan penambahan formasi CPNS kementerian lembaga, 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota sementara dibahas.

Namun, untuk kab/kota yang akan diberi formasi hanya 386 daerah karena belanja pegawainya di atas 50 persen. “Mei sudah saya tetapkan formasi CPNSnya. Nanti pendaftaran hingga tesnya dimulai akhir Juni hingga Juli,” terangnya. Asman menyebutkan, formasi yang diberikan tahun ini sesuai potensi daerah. Misalnya wilayah Sulawesi kaya akan perikanan, maka formasinya berkaitan dengan potensi daerahnya.

Asman menambahkan, pihaknya tetap menyiapkan formasi khusus dalam pengadaan CPNS 2018. Formasi khusus ini diperuntukkan bagi guru dan tenaga kesehatan. Untuk tenaga kesehatan disiapkan 4.400 dokter dan bidan pegawai tidak tetap (PTT) usia 35 tahun plus. Sedangkan guru akan diambil dari tenaga honorer. Namun, jumlahnya masih didata.

Rekrutmen CPNS 2018, tahun ini 70 persen pelamar umum. Itu di luar formasi khusus guru dan tenaga kesehatan,” ujarnya. Penegasan sama diungkapkan Deputi SDM Aparatur Negara KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja. Untuk tenaga kesehatan (bidan PTT dan dokter) dikhususkan yang di atas 35 tahun. Sedangkan guru diambil dari honorer sesuai data yang diajukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Jumlah gurunya masih belum. Kan masih dilakukan pendataan. Untuk guru diambil yang usianya di bawah 35 tahun karena payung hukumnya belum ada untuk usia di atas 35 tahun,” beber Setiawan. Plt Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Hamid Muhammad mengungkapkan, kekurangan guru saat ini mencapai hampir 800 ribu orang. Kemendikbud sudah mengusulkan tambahan formasi guru CPNS 100 ribu orang. Namun, berapa yang disetujui KemenPAN-RB belum diketahui berapa. “Harapan kami usulan tersebut bisa dipenuhi. Ada guru honorer juga, cuma yang memenuhi syarat saja. Misalnya usia maksimal 35, sudah lulus Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), dan lain-lain,” paparnya. (kendaripost.co.id)
Read More

Bikin Blade Untuk Soft Frog Bahan Murah dan Mudah didapat.

1:02 AM 0
Halo sobat Angler jumpa lagi di web mancing.online. Kali ini mimin mau berbagi cara membuat blade untuk soft froggy dari bahan yang murah dan tentunya mudah didapat. Blade untuk soft frog pada umumnya berbentuk seperti pada mangkukan sendok, oleh karena itu ada pula yang menyebut blade ini spoon. Jika sobat angler tinggal dikota besar mungkin mudah untuk mendapatkan blade itu. Nah bagaimana jika gak ada jual di daerah kita? Ya mau nggak mau bikin sendiri dengan bahan seadanya.
jual blade soft frog
blade soft frog
Pada postingan sebelumnya telah diuraikan mengenai fungsi blade, diantaranya sebagai pemikat tambahan SF dan juga pemberat SF. Sebagai pemikat karena blade wujudnya berkilau jika terkena pantulan sinar matahari, sehingga gabus akan penasaran terhadap SF kita. Sebagai pemberat karena jika kita penuhkan timah pemberat pada kawat double hook, tentu tidak bagus dalam menjaga peluang hook up. Blade SF biasa dijual kisaran harga termurah 2ribuan rupiah, tergantung ukuran dan merk blade itu sendiri.

Ya udah Langsung aja mimin kasi tahu cara bikin blade spoon untuk SF ini.
Bahan-bahan yang perlu disiapkan adalah

  1. lempengan aluminium, 
  2. timah seukuran peluru senapan angin, 
  3. lem kaca misalnya alteco
  4. gunting seng
  5. Ampelas halus
Pertama gunting lempengan aluminium menggunakan gunting seng sehingga berbentuk persegi panjang misalnya 1cmx1,5cm, buat 2 buah. Lalu bentuklah kedua lempengan menyerupai blade spoon.

blade sf
Gepengkan hingga tipis timah dari peluru senapan angin (bisa dengan memukul-mukulnya dengan palu) Sesuaikan dengan ukuran lempengan aluminium yang telah dibuat tadi.

Tempatkan timah diantara 2 lempeng aluminium blade tadi. Lem dengan lem kaca alteco. Kemudian Ampelas hingga halus. 



Terakhir lubangi bagian depan blade untuk memasukkan split ring.
Nah jadi deh...

blade soft frog dari aluminium

Mungkin ada rekan angler yang bertanya, kok pake timah? Ya kan sebagai pemberat. Jika sobat tidak mau pakai timah bisa saja langsung ditempel kedua lempeng aluminium tadi.
Bagaimana actionnya, keluar gelembung dibelakang SF saat ditarik, nggak? Jawabnya Iya. Saya sendiri pake blade ini dan sudah berfungsi dengan baik.

Nah jika sobat angler kesulitan mendapatkan blade spoon, bisa membuat sendiri blade tentunya dengan bahan yang tersedia. ya terserah mau dari aluminium, besi, sendok kek. Silakan berkreasi sendiri. Kalau saya sih enaknya dari aluminium karena mudah dibentuk/digunting. Intinya yang penting Uncal! hehehe

Read More

Sunday, March 25, 2018

Fair & Lovely Bintang Beasiswa

9:23 AM 0
Fair & Lovely Bintang Beasiswa adalah sebuah program yang berinisiatif untuk memberikan kesempatan untuk perempuan di Indonesia yang mempunyai mimpi, aspirasi, prestasi dan motivasi tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi namun mungkin memiliki kendala secara finansial & dukungan moral dari lingkungan sekitar sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan dan meraih mimpi dan cita-citanya.


Program Beasiswa kuliah ini dibuka untuk 50 orang penerima di seluruh Indonesia dimana kami memberikan beasiswa untuk masuk ke perguruan tinggi yang berkualitas baik dan program bimbingan dan pengembangan diri selama 4 tahun.



TUJUAN PROGRAM FAIR & LOVELY BINTANG BEASISWA 2018

Memberikan kesempatan kepada perempuan di Indonesia yang lulus SMA/SMK/MA/sederajat, memiliki gagasan untuk berkontribusi di masyarakat, motivasi tinggi, dan berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi jenjang sarjana namun memiliki keterbatasan finansial.

Memberi bantuan biaya pendidikan kepada perempuan lulusan SMA/SMK/MA/sederajatyang diterima di Perguruan Tinggi Negeri(PTN) tahun 2018 jenjang sarjana (S1)selama 8 semester.

Memberikan capacity building kepada peserta beasiswa selama 8 semester.

SASARAN PESERTA FAIR & LOVELY BINTANG BEASISWA 2018

Sasaran program adalah perempuan lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang memenuhi kriteria masuk PTN berakreditasi A atau B tahun 2018 memiliki gagasan untuk berkontribusi di masyarakat, berprestasi, dan motivasi tinggi namun memiliki keterbatasan finansial.


KRITERIA PENDAFTAR FAIR & LOVELY BINTANG BEASISWA 2018

Siswi kelas 12 atau lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang dapat mendaftar seleksi masuk PTN tahun 2018.

Siswi mendaftarkan diri ke perguruan tinggi negeri berikut :

Yogyakarta Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Lainnya *)

Jawa Tengah Universitas Negeri Sebelas Maret, Universitas Jendral Soedirman, Universitas Negeri Semarang, Universitas Diponegoro, Lainnya *)

Jawa Timur Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Jember, Lainnya *)

Jawa Barat Institut Teknologi Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Padjajaran, Lainnya *)

Sumatra Universitas Sriwijaya, Lainnya *)

Sulawesi Universitas Hassanudin, Universitas Negeri Makassar, Lainnya *)

Pontianak Universitas Tanjungpura, Lainnya *)



Lainnya *) = Perguruan Tinggi Negeri lain di wilayah tersebut dengan akreditasi minimal B.

Siswi mendaftarkan diri melalui jalur :

SNMPTN

SBMPTN

SBMPTAIN

Seleksi Mandiri yang diselenggarakan oleh masing-masing PTN tujuan siswi sebelum Bulan Juli 2018

Memiliki keterbatasan finansial dengan kriteria:

Pemegang Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) atau pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya; atau

Pendapatan kotor gabungan orang Tua/Wali (suami dan istri) maksimal sebesar Rp 3.500.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 800.000,00 setiap bulannya.

Memiliki potensi akademik dibuktikan dengan fotokopi atau scan raport, piagam prestasi lomba (jika ada), atau fotokopi ijazah & SKHUN bagi yang sudah lulus sekolah.

Memiliki rencana studi di PTN yang diinginkan dan gagasan untuk berkontribusi kepada masyarakat.

Berkomitmen untuk menyelesaikan studi di universitas terpilih.

MEKANISME PENDAFTARAN

Sosialisasi online dilakukan mulai bulan Januari 2018 di seluruh Indonesia. Calon peserta mendaftarkan diri dengan mekanisme simple sign up di laman web www.voteuntukimpianku.com sebelum 31 Maret.

Setelah peserta mendaftarkan diri melalui simple sign up, peserta akan menerima email dari Fair and Lovely Bintang Beasiswa yang dikelola oleh Hoshizora Foundation tentang tahapan pengumpulan dokumen-dokumen yang harus dilakukan peserta.

Setiap calon peserta yang telah menerima email, wajib mengirimkan berkas persyaratan selambat-lambatnya 31 Maret 2018. Silakan memilih salah satu metode di bawah ini :

Mengirimkan via post/kurir ke Kantor Hoshizora Foundation

Hoshizora Education Center

Kalakijo RT.04, Pajangan, Guwosari, Bantul, Yogyakarta 55751

Telp. (0274) 646 1699 / 0821-3439-5655

Mengirimkan via email ke falbeasiswa@hoshizora.org

Sosialiasi langsung ke sekolah dilakukan selama bulan Januari untuk wilayah Yogyakarta-Jawa Tengah, bulan Februari-Maret di luar Yogyakarta-Jawa Tengah. Pada tahap ini, tim Hoshizora Foundation akan mengunjungi beberapa sekolah untuk menyampaikan informasi tahapan seleksi.

Tim Hoshizora Foundation akan menyeleksi berkas pendaftar dan mengumumkan hasil seleksi berkas pada minggu kedua bulan April 2018.

Calon peserta yang lolos seleksi berkas akan melanjutkan ke tahap seleksi wawancara selama bulan April-Mei 2018 di kota masing-masing. Wawancara diselenggarkan oleh tim Hoshizora Foundation.

Apabila karena suatu hal proses wawancara tidak dapat dilaksanakan secara langsung, tim Hoshizora Foundation dapat menggunakan media lain seperti telepon dan video call.

Peserta yang lolos seleksi wawancara akan melanjutkan ke tahap home visit selama bulan April-Mei 2018 di kota masing-masing.

Peserta yang tidak lolos seleksi masuk PTN lewat jalur apapun, secara otomatis gugur.

Pengumuman terakhir peserta Fair & Lovely Bintang Beasiswa dilakukan awal bulan Juni 2018 dan inaugurasi dilaksanakan pada akhir bulan Juli 2018.

Komunikasi resmi terkait seleksi Fair & Lovely Bintang Beasiswa dilakukan melalui falbeasiswa@hoshizora.org dan 082134395655 (Milah)



TIMELINE DAN KUOTA

Program beasiswa ini dibuka untuk 50 orang penerima beasiswa di seluruh Indonesia. Launching, roadshow dan pengumpulan aplikasi dilakukan dari 5 Januari sampai 31 Maret 2018. Wawancara dan homevisit dilakukan pada bulan April 2018. Keputusan akhir penerima Fair & Lovely Bintang Beasiswa diumumkan pada bulan Juni 2018 dilanjutkan dengan inaugurasi dan capacity building pertama di bulan Juli 2018.



Info lengkap silakan kunjungi https://www.voteuntukimpianku.com/bintang-beasiswa
Read More

Tuesday, March 20, 2018

Membuat Soft Frog Glow In The Dark

9:47 AM 0
Banyak aneka ragam bentuk, model dan warna Soft Froggy yang ditawarkan penjual Soft Frog. Bagi si pemakai masalah warna dan model tadi tentu tergantung selera masing-masing mana yang ingin digunakan. Namun di sisi lain ada juga pengguna SF yang sudah bosan dengan warna-warna itu saja. Pada artikel kali ini admin mancing online akan berbagi cara membuat Soft Frog Glow In the Dark.


Apaan tuh SF Glow In The Dark? Sesuai namanya "glow in the dark" yakni SF yang bisa berpendar (menyala) dalam gelap. Anda penghobi mancing tentu tidak asing dengan piranti mancing "glow in the dark". Misalnya Light Stick yang biasa dipakai di pelampung saat memancing malam hari, ada pula soft lure luminous yang bisa berpendar di kegelapan atau malam hari. Selain itu banyak pula jenis mainan anak yang bisa "menyala" dalam gelap.



Nah disini saya akan berbagi cara membuat Soft frog glow in the dark (GID). Memang belum pernah sih khususnya di Indonesia admin melihat ada yang jual SF jenis ini. Selain jarangnya permintaan, kurang populer, bahan bubuk fosfor (Luminous) agar SF nya menyala, harganya juga lumayan.

Untuk membuat SF GID ini pada dasarnya sama saja dengan membuat Soft Frog biasa, perbedaannya terletak pada proses penambahan bahan 'fosfor' dan tanpa menggunakan pewarna secara keseluruhan di bodi SF.

bubuk fosfor/powder glow in the dark
Adapun bahan tambahan untuk membuat SF glow in the dark ini adalah bubuk/powder Glow in The Dark. Bahan ini bisa kita dapatkan di toko-toko kecantikan atau handicraft/kerajinan tangan. Banyak juga tersedia di toko-toko online di tokopedia atau bukalapak. Jika Anda ingin membelinya silakan cari dengan kata kunci "bubuk glow in the dark". Bahan GID ini ada pula dalam bentuk cairan/krim, namun agak susah mencarinya dan harganya pun lebih mahal dibanding jenis bubuk. Untuk warna sendiri bubuk fosfor ini tersedia bermacam warna.


Cara membuat SF GID
1. Campurkan bubuk glow in the dark dengan bahan lateks dalam wadah khusus, campurkan secukupnya.


2. Celupkan cetakan ke dalam lateks beberapa kali celupan. Jika kita mencelup lateks untuk membuat SF tersebut hingga 10 kali, maka penambahan campuran lateks plus bubuk GID dioleskan setelah celupan ke 5, 6 atau 7.

3. Setelah celupan ke 5,6, atau 7 kering, maka campuran lateks dengan bubuk fosfor GID ini dioleskan tipis secara perlahan ke SF, coba saja dulu di bagian bawah SF.  Kemudian keringkan.

4. Setelah kering, celup lagi ke lateks murni atau lateks+pengental. Keringkan. SF bisa dilepas dari cetakan setelah 1x24 jam dan kering sempurna.

Catatan:

Bubuk fosfor bila dicampur dengan lateks tidak larut merata, masih terlihat/terasa bubuk fosfornya. Jika rekan angler memiliki bahan fosfor dalam bentuk krim atau cairan mungkin lebih bagus karena lebih merata dicampur dengan lateks.

Pengolesan campuran latex+bubuk fosfor sebaiknya dibagian bawah dan samping saja untuk penghematan bahan. Karena bagian bawah dan samping lah yang terlihat oleh ikan gabus. Sedangkan di bagian atas, bisa diwarnai sesuai selera kita.



Berikut Gambar hasil pembuatan SF glow in the dark.

SF GID di siang hari terkena cahaya.

soft frog berpendar glow in the dark pada bagian bawah SF

Pertanyaannya... efektifkah digunakan seperti layaknya SF biasa? Kalau menurut admin mancing online, ada perbedaan antara SF biasa dengan SF GID ini, cahaya berpendar pada SF tentu saja lebih menarik perhatian gabus, apalagi jika kondisi air agak gelap, keruh atau dalam. Perlukah ditambah aksesoris lain seperti skirt atau blade pada SF? Penambahan blade selain menambah daya pikat/tarik lure, juga untuk menambah berat SF, selain itu blade dan skirt berfungsi untuk penyeimbang SF saat retrieve (ditarik).

Nah jika rekan caster memiliki bahan dan pengen mencoba bisa diikuti langkah-langkah di atas. Selamat mencoba.


Read More

Monday, March 19, 2018

Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kemenag

9:40 AM 0
Kementerian Agama kembali membuka Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Pendaftaran PBSB tahun 2018 ini mulai dibuka pada Kamis (15/03) besok. Pendaftaran akan dibuka selama sebulan hingga 15 April 2018.

Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengatakan, PBSB sudah bergulir sejak tahun 2005. Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah melalui Kementerian Agama untuk memperluas akses bagi santri berprestasi untuk bisa kuliah di sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Bidang yang digeluti juga beragam, antara lain: ilmu kedokteran, kesehatan, farmasi, keperawatan, ilmu murni (Matematika, Fisika, Biologi, Kimia), teknik industri, teknik sipil, teknik mesin, teknologi informasi, teknik perkapalan, pertanian, agribisnis, ilmu agama Islam (Islamic Studies), seni dan desain, hingga bahasa dan ilmu pengetahuan budaya. Dari situ, kiprah alumni pesantren dalam pembangunan di masa mendatang lebih variatif, tidak hanya pada aspek pendidikan agama dan keagamaan.

“PBSB sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam mengapresiasi kontribusi pesantren dalam mengisi kemerdekaan. Apalagi, pesantren sudah menjadi sumber mata air keilmuan sejak abad 14, sebelum Belanda menjajah,” ujar Kamaruddin di Jakarta.


“Program ini sudah berjalan lebih sepuluh tahun. Faktanya, para santri saat diberi kesempatan, mereka terbukti tidak kalah dengan siswa lain. Prestasi mereka di perguruan tinggi sangat gemilang. Sebagian sudah menjadi professional pada bidangnya, mulai dokter, pendidik, teknokrat, ahli gizi, dan lainnya. Sebagian sedang melanjutkan belajar di sejumlah perguruan tinggi ternama di luar negeri,” sambungnya.

Sejak 2005, lanjut Kamaruddin, total sudah ada 4.276 santri penerima beasiswa PBSB. Sebanyak 3.428 santri sudah lulusan sarjana dan berhidmat pada beragam profesi, sedang 848 santri lainnya, masih menjalani kuliah.

“Para santri PBSB diharapkan menjadi generasi tangguh, tonggak keberlanjutan pesantren. Mereka diharapkan menjadi ilmuwan-santri moderat yang kelak akan menempati posisi-posisi penting di negeri ini. PBSB juga sejalan dengan upaya menjadikan Indonesia sebagai destinasi pendidikan Islam dunia,” tutur Kamaruddin.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ahmad Zayadi mengatakan bahwa masa pendaftaran calon peserta PBSB tahun ini sedianya akan dibuka pada 28 Maret 2018. Rencana itu dimajukan menjadi tanggal 15 Maret 2018 berdasarkan hasil diskusi bersama dengan Perguruan Tinggi Mitra (PTM).

“Masa pendaftaran calon peserta PBSB dibuka selama satu bulan. Setelah itu masih ada proses verifikasi data dan pelaksanaan seleksinya. Pelaksanaan seleksi PBSB dijadwalkan pada awal bulan puasa. Jadi kita menghindari pelaksanaan seleksi mendekati Idul Fitri,” jelas Ahmad Zayadi.

Zayadi menambahkan, kuota beasiswa PBSB tahun ini berjumlah 290 dan tersebar di 14 PTM. Keempat belas PTM tersebut terdiri dari tujuh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yaitu:  UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (menjalin kemitraan PBSB sejak 2005), UIN Sunan Ampel Surabaya (2006), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2007), UIN Walisongo Semarang (2007), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (2009), UIN Sunan Gunung Djati Bandung (2013), dan UIN Alauddin Makassar (2016).

Tujuh PTM lainnya adalah perguruan tinggi umum, yaitu: Institut Pertanian Bogor (menjalin kemitraan PBSB sejak 2005), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya (2006), Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta (2006), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya (2007), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung (2010), Universitas Cendrawasih (Uncen) Jayapura (2016), dan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta (2018).

“Selain mendapat biaya perkuliahan, para santri yang lolos seleksi PBSB ini nantinya akan mendapat insentif bulanan serta dana pembinaan,” ujar Zayadi.

Berbeda dengan sebelumnya, beasiswa PBSB tahun ini hanya akan diberikan khusus kepada madrasah aliyah swasta yang berada di pesantren. “Dua tahun lalu, akses terhadap program ini juga diberikan kepada santri pondok pesantren yang belajar di MAN. Tahun ini, beasiswa khusus diberikan kepada santri yang belajar di MA swasta milik pesantren,” tegasnya.

Saat kali pertama dibuka pada 2005, PBSB hanya merekrut 33 santri. Jumlah ini secara berturut meningkat menjadi 177 santri (2006), 381 santri (2007), dan 442 santri (2008). Sempat turun menjadi menjadi 342 santri (2009), kuota PBSB kembali naik menjadi 675 santri (2010).

Sejak tahun 2011, kuota PBSB terus turun menjadi 552 santri, 337 santri (2012), dan 163 santri (2013). Pada tahun 2014, kembali naik menjadi 359 santri, lalu 515 santri di 2015. Kuota PBSB kembali turun pada 2016 menjadi 143 santri dan 157 santri di 2017. “Tahun ini, kuota PBSB adalah 290 santri,” tegasnya.

Teknis Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kemenag


Kepala Subdit Pendidikan Pesantren Basnang Said menjelaskan bahwa pendaftaran PBSB akan dilakukan secara online dan offline. Pendaftaran offline hanya diperuntukan bagi santri di kawasan Indonesia Timur. Adapun persyaratan khusus mendaftar PBSB adalah sebagai berikut:

1) Santri merupakan lulusan Madrasah Aliyah swasta milik pondok pesantren, atau pondok pesantren muadalah, atau pondok pesantren salafiyah; 2) Santri telah mukim (tinggal) di pesantren minimal selama 3 tahun terakhir; dan 3) Santri telah mendapatkan rekomendasi dari pimpinan pondok pesantren.

Kepada para santri yang akan mendaftar, Basnang mengingatkan untuk teliti dan cermat dalam mengisi form pendaftaran serta menentukan pilihan jurusan dan perguruan tinggi. Peserta diminta membaca terlebih dahulu ketentuan dalam petunjuk teknis PBSB.

Menurut Basnang, ada beberapa perguruan tinggi yang menetapkan persyaratan khusus tambahan, misalnya: persyaratan tidak buta warna pada beberapa prodi, tinggi badan minimal 155cm pada prodi Keperawatan, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, hafalan Alquran minimal 3 juz di UIN Bandung serta 10 juz di UIN Malang dan UIN Yogyakarta. Bahkan, untuk pilihan Prodi Ilmu Hadits, UIN Yogyakarta mensyaratkan hafal 100 Hadits.

Seleksi PBSB menggunakan Computer Based Test (CBT). Jadwal serta lokasi pelaksanaan ditentukan oleh Kanwil Kemenag Provinsi, kecuali untuk pilihan prodi di UNAIR Surabaya. Menurut Basnang, pihak UNAIR menetapkan bahwa pelaksanaan seleksi dilakukan di kampus UNAIR Surabaya, bukan pada wilayah masing-masing seperti pada pilihan prodi lainnya. Biaya transportasi dan akomodasi selama proses seleksi di UNAIR juga ditanggung oleh masing-masing santri.

“Semua persyaratan khusus tambahan ini merupakan ketetapan Perguruan Tinggi. Sebelum mendaftar, kami minta para santri memahami petunjuk teknis pelaksanaan PBSB pada situs resmi Kemenag, Ditpdpontren, dan PBSB,” tutup Basnang.

Tes CBT dibagi menjadi empat sessi. Pertama, Tes Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan kepesantrenan selama 60 menit. Kedua, Tes Potensi Akademik selama 70 menit.

Sesi ketiga adalah Tes Kemampuan Bidang Studi (120 menit). Untuk materi MIPA, tes mencakup: Matematika IPA, Fisika, Kimia, dan Biologi. Sedang untuk materi IPS, tes  mencakup: matematika IPS, ekonomi, sosiologi, dan geografi. Untuk materi keagamaan, tes mencakup: Fiqih, Tafsir, Hadits, Aqidah Akhlak, dan Sejarah Kebudayaan Islam.

Sedangkan sessi keempat adalah wawancara (150 menit). Sessi ini hanya dilakukan untuk peserta seleksi yang mengambil pilihan studi di UIN Malang.

Berikut jadwal tahapan seleksi PBSB tahun 2018: Masa Pendaftaran (15 Maret – 15 April 20180; Verifikasi Data (16 – 30 April 2018); Pengumuman Tempat Seleksi (2 Mei 2018); Pelaksanaan Seleksi (14 – 18 Mei 2018); Penentuan Kelulusan (1 Juni 2018); dan Pengumuman Kelulusan (4 Juni 2018)

Info selengkapnya, download Juknis PBSB Tahun 2018 dan info lengkapnya di pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id dan ditpdpontren.kemenag.go.id



Read More

Tuesday, March 13, 2018

Kemdikbud Percepat Penyaluran Dana Indonesia Pintar

12:02 AM 0
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mempercepat penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2018 bagi siswa yang duduk di kelas terakhir di setiap jenjang pendidikan. Rencananya, PIP bagi siswa tersebut akan disalurkan pada akhir Maret 2018.

Kendati demikian, hingga saat ini Kemendikbud belum mengantongi data pasti berapa jumlah siswa yang akan menerima dana PIP tersebut. Sebab, menurut Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad, masih ada beberapa daerah yang belum fiksasi data.


"Masih dalam pendataan (jumlah siswa kelas terakhir penerima PIP tahun 2018), karena data dari dinas pendidikan setiap daerah masih berubah-ubah," kata Hamid usai diskusi Serba-serbi PIP di Jakarta, Senin (12/3).

Hamid mengatakan, percepatan tersebut disebabkan karena siswa yang kini duduk di kelas enam SD, dan kelas tiga SMP dan SMA atau sederajat akan segera menghadapi ujian akhir. Sehingga, pemerintah memutuskan untuk mendahulukan penyaluran PIP kepada siswa tersebut.

Hamid mengatakan, sejak bulan Januari 2018 Kemendikbud telah memberikan surat edaran terkait percepatan pengisian data siswa kepada semua kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Menurut dia, rencananya pada tahun 2018 ini pemerintah akan menyalurkan dana PIP sebanyak 17.927.308 kepada peserta didik agar pada jenjang SD, SMP dan SMA sederajat.

"Sasaran penerima yang diprioritaskan bagi peserta didik yang telah memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP)," kata Hamid.

Karena itu, dia mendorong agar satuan pendidikan di setiap daerah mempercepat pengisian pendataan siswa yang memiliki KIP ke dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Dengan begitu, pihaknya bisa segera mengetahui jumlah pasti penerima PIP tahun 2018. republika.com

Read More

Post Top Ad