February 2018 - INFO JULAK

Saturday, February 24, 2018

Syarat Pengajuan dan Penerbitan NUPTK

10:24 PM 0

Sejak tahun 2016 ini proses pengajuan dan penerbitan NUPTK mulai di tata ulang. Jika 3-4 tahun sebelumnya, pengajuan dan penerbitan NUPTK lewat aplikasi padamu negeri yang dikelola BPSDMPK-PMP. Namun seiring peleburan Lembaga tersebut ke dalam Ditjen GTK, maka proses penerbitan dilakukan oleh PDSPK lewat akun operator Dapodik, dan data yang diambil pun bersumber dari aplikasi dapodik.

Lewat surat nomor 14652/B.B2/PR 2015 yang ditandatangani langsung oleh Dirjen GTK Sumarna Surapranata berisi tentang syarat, mekanisme penerbitan dan penonaktifan NUPTK baik untuk guru Kemdikbud maupun guru Kemenag NUPTK berikut syarat pengajuan NUPTK tahun 2016.



surat dirjen gtk perihal penerbitan teknis pembuatan penerbitan nuptk 2016

syarat dan ketentuan serta cara penerbitan NUPTK tahun 2016 bagi guru kemdikbud dan kemenag
Syarat dan ketentuan penerbitan NUPTK

NUPTK dimaksud di sini diberikan kepada Guru, Kepsek dan pengawas sekolah pada jenjang SD, SMP, SMA, SMK Pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan non formal
Guru PNS, CPNS, dan non PNS

Cara mengusulkan NUPTK bagi guru Kemdikbud
Bagi guru yang terdata aktif  di dapodikdas maupun dapodik PAUD-Dikmas Guru melakukan scan dokumen;

  1. Bagi PNS/CPNS dokumen yang discanadalah SK PNS/CPSN dan SK Penugasan dari Dinas Pendidikan
  2. Bagi Guru non PNS sekolah negeri SK pengangkatan yang ditandatangani Kepala Daerah BUPATI/WALIKOTA/Gubernur
  3. Bagi guru non PNS sekolah swasta adalah SK Pengangkatan sebagai guru Tetap Yayasan 2 tahun berturut turut dihitung sampai Januari 2016
Cara mengusulkan NUPTK Bagi Guru Kemenag (Tidak terdata di Dapodik)

 Mengumpulkan Scan dokumen

  1. Bagi PNS/CPNS dokumen yang discan adalah SK PNS/CPSN dan SK Penugasan dari Dinas Pendidikan
  2. Bagi Guru non PNS sekolah negeri SK pengangkatan yang ditandatangani Kepala Daerah BUPATI/WALIKOTA/Gubernur
  3. Bagi guru non PNS sekolah swasta adalah SK Pengangkatan sebagai guru Tetap Yayasan 2 tahun berturut turut dihitung sampai Januari 2016 
Kemudian menghubungi Operator Dapodik Dinas Pendidikan Kabupaten

proses penerbitan NUPTK persyaratan NUPTK PTK, pengajuan NUPTK, penerbitan NUPTK Guru, CARA mengajukan mengusulkan NUPTK
proses penerbitan NUPTK

Berkas persyaratan NUPTK yang wajib dipenuhi guru
  1. Scan KTP
  2. SCAN SK PNS (untuk PNS)
  3. Scan Surat Perintah Melaksanakan Tugas dari dinas/BKD (SPMT)
  4. Scan SK Pengangkatan oleh Bupati/Kepala Daerah/Walikota.
  5. Scan Ijazah SD
  6. Scan Ijazah SMP
  7. Scan ijazah SMA/SMK
  8. Scan ijazah Sarjana/ S1

Read More

Inilah Program Ditjen GTK Untuk Guru tahun 2018

10:15 PM 0
Saya sampai hari ini masih mengikuti Rakor Nasional Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendiknas 2018 yang di Gelar 22 - 24 Februari 2018. Rakor diikuti oleh seluruh dinas Provinsi, Kab/kota, LPMP, P4TK se Indonesia di Hotel Grand Carlion Hotel Makassar.

Inilah Program Ditjen GTK  Untuk Guru tahun 2018

Terdapat beberapa poin, terkait program Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga kependidikan tahun 2018, antara lain :

Pertama, program sertifikasi Guru. Sesuai ketentuan, bahwa semua guru harus tersertifikasi. Mulai 2018, istilah yang di Pakai adalah PPG, sebelumnya disebut PLPG. PPG bagi Guru sd 31 Desember 2015 dilaksanakan dg sistem PPG dalam Jabatan. Sementara Guru yang diangkat mulai per 1 Januari 2016 diformat dengan Diklat PPG Pra Jabatan. Maka disebut PPG pra Jabatan. PPG dalam jabatan 2018 telah ditetapkan pesertanya. Sedangkan PPGJ 2019-2022, rekrutmen pesertanya sudah bisa mulai mendaftar, dan akan di pre test secara serentak pada 27 Maret 2018. So, bagi Guru yg memenuhi kriteria, segeralah mendaftar.

Kedua, program Multi subject Teaching. Guru sesuai dengan kualifikasinya dan tidak memenuhi ketentuan 24 jam per Minggu, untuk memenuhi ketentuan dapat melalui program ini dengan ketentuan tertentu. So, tidak bisa serta merta asal mengajar dua mapel. Mesti lulus di program ini.

Ketiga, Program Guru Daerah Khusus (Gurdasus). Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan guru di daerah dengan kategori khusus spt pedalaman dan perbatasan, yg seringkali tak terpenuhi dengan rekrutmen dr SDM lokal, namun tetap harus memperhatikan ketentuan Guru. Program Guru daerah Khusus ini bertujuan untuk mengangkat Guru Daerah Khusus untuk menjadi ASN/PNS

Program ini adalah sinergi antara kemdikbud dan masing2 kepala daerah (Gubernur-Bupati/Walikota). Skema yang disiapkan adalah pengangkatan menjadi PNS bagi guru honorer di Daerah khusus dan telah memiliki sertifikat pendidik. Bagi guru yang belum memiliki serdik, akan dikuatkan sehingga bisa memenuhi serdik.

Keempat. Kurikulum 2013. Bahwa 2018 adalah tahun terakhir bahwa seluruh Indonesia sekolah harus menerapkannya. Sehingga setiap satuan pendidikan mesti bisa memastikannya.


Read More

Friday, February 23, 2018

Mengapa Murid Berani kepada Guru?

10:11 PM 0
Beberapa waktu yang lalu ramai diperbincangkan dan viral berita mengenai kekerasan atau tindakan penganiayaan terhdap guru, yang kemudian sang guru meninggal. Karakter seperti apa? Mental seperti apa? Ketika murid sudah mulai berani hingga menganiaya gurunya? Jangan-jangan kasus kekerasan dengan penganiayaan ini hanya fenomena gunung es.

Pemerintah melalui anggaran jumbonya di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan semestinya melihat kasus ini secara serius. Menurut saya ini kasus yang sangat..sangat serius. Apa yang salah? Sistemnya? Gurunya? Pola asuh orangtuanya?

"Betapa pendidikan karakter budi pekerti masih jadi PR besar dalam proses pendidikan kita,"  kata Jokowi saat membuka Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayan di Depok, Jawa Barat, Selasa (6/2/2018). Dari jaman reformasi sepertinya pendidikan karakter masih saja menjadi PR.

Saya ingat betul waktu saya masih kelas dua SMA. Karena ngobrol di kelas saat pelajaran, guru saya tiba-tiba teriak "Kamu! Keluar!" sambil menuding jidat saya. Saya lalu keluar dengan menunduk, menatap wajah guru saya yang marah saja saya tidak berani.



Lain lagi ketika masih SMP, saya dan salah satu teman saya waktu jam pelajaran, ngeloyor ke parkiran sepeda dan menggemboskan ban beberapa sepeda teman saya yang lain. Tiba-tiba pak guru sudah berdiri di ujung parkiran sepeda, tanpa bicara apa-apa, hanya menatap tajam kami berdua, sambil berkacak pinggang.

Tanpa diteriaki pun kami mundur teratur lalu lari karena kami masih punya rasa hormat terhadap guru karena memang waktu itu saya rasa guru-guru saya sebagian besar punya wibawa, dan yang paling penting adalah, kami tahu yang kami lakukan memang salah.

Apakah benar yang dikatakan Kak Seto seperti Senin 5 februari yang lalu bahwa MH (17 tahun),sang pelaku penganiayaan ini hanya korban? Apakah benar demikian? Pemerintah yang salah?

Jelas iya. Tapi tidak pas kalau kita hanya menuding pemerintah. Munculnya kekerasan fisik selalu dimulai dari kekerasan verbal. Kapan terakhir kali kita saling mencaci maki di sosial media? Kemarin? Atau malah beberapa menit yang lalu?

Kita pikir anak-anak kita, adik-adik kita, ponakan-ponakan kita yang masih sekolah dan kesana kemari juga menenteng smartphone itu tidak membacanya? Paparan kekerasan verbal pada anak akan selalu membekas pada pikiran anak. Pada remaja, risiko kekerasan verbal ini termanifestasi menjadi kekerasan fisik akan jauh lebih besar. Masa remaja (adolescent) ini masa yang unik, karena pada masa ini seseorang tidak bisa disebut anak (child) sekaligus tidak bisa juga disebut dewasa (adult).


Masa Kritis


Dalam teori perkembangan psikososial Erikson (1998), nama teorinya diambil dari nama Erik Erikson, ahli psikoanalisis, profesor psikologi dari Harvard University. Usia 17 tahun masuk tahap "Identity vs Role confusion" yang rentang usianya 13-19 tahun.

Pada tahap ini seseorang mengalami masa krisis, masa ini merupakan peralihan masa anak-anak dengan masa dewasa. Remaja pada umumnya mencari identitas diri, jati diri, mulai memiliki tokoh idola yang berusaha ia representasikan dalam dirinya.

Secara psikososial menjauh dari orangtua yang ia anggap sebagai tokoh "masa lalu" dan berpaling pada lingkungan atau teman-teman sebayanya. Umumnya sebagian orangtua sudah menyadari bahwa masa balita adalah masa kritis perkembangan otak. Namun penelitian menunjukkan masa remaja juga merupakan masa kritis. Kehidupan anak usia dua tahun dengan anak usia 14-18 tahun ada kemiripan. keduanya merupakan pribadi-pribadi yang gelisah.

Tara Swart, neuroscientist dan peneliti dari MIT (Massachusetts Institute of Technology) mengatakan bahwa peristiwa-peristiwa traumatik yang terjadi di usia balita atau remaja lebih beresiko mempengaruhi perkembangan otak secara permanen.

Pada anak dua tahun, proses sinapsis dalam neuron otak bergerak sangat lentur. Pada tahap ini pula terjadi proses perkembangan yang sangat penting : kemampuan bicara. Otak bekerja di atas rata-rata ketika anak mulai belajar bahasa. Ruang pemahaman tiba2 “meledak” jauh lebih luas dibandingkan masa sebelumnya. Pada tahap ini trauma emosional ( kekerasan, pengabaian, dll) bisa mempengaruhi perkembangan neurologis.

Begitu pula pada masa remaja. Otak mulai melakukan pekerjaan “bersih-bersih”. Ketika itu sinapsis-sinapsis yang “tidak perlu” akan dihapus.

Hal ini untuk mendukung aktifnya otak depan (frontal lobes). Untuk pertama kalinya, seseorang akan mulai memahami konsep-konsep pemikiran yang lebih kompleks seperti interaksi sosial dalam konteks yang lebih luas, politik, ideologi, filosofi kehidupan, dan lain-lain.

Biasanya pada masa ini seorang remaja punya visi untuk mengubah dunia atau hal2 lain yang sifatnya mempertanyakan perannya untuk masyarakat. Pada masa transisi yang labil ini remaja mudah terpapar perilaku negatif. Jadi apa yang harus dilakukan? Apakah kita perlu belajar sistem pendidikan ke Jepang, ke Korea, atau ke Finlandia? Bisa saja.

Tapi kalau kita baca-baca lagi tulisan Bapak Pendidikan kita, Ki Hajar Dewantara, kita mungkin tidak perlu jauh-jauh studi banding ke luar negeri.


Sistem Trisentra


Delapan puluh tiga tahun yang lalu, dalam sebuah artikel di majalah “Wasita” terbitan 1935. Ki Hajar Dewantara sudah menekankan tiga hal maha-penting yang menjadi pusat pendidikan yaitu : alam-keluarga, alam-perguruan (sekolah), dan alam pergaulan pemuda/i.

Ki Hajar menyebutnya Sistem Trisentra. Pendidikan tidak hanya muncul di lingkungan sekolah. Sekolah hanya salah satu wahana pendidikan. Inti pendidikan karakter dan pengembagan pengetahuan adalah trisentra lingkungan keluarga-sekolah-pergaulan. Ketiganya tidak bisa dipisahkan.

Keluarga adalah pusat pendidikan yang pertama dan terpenting. Tahap perkembangan anak sejak lahir hingga usia 6 tahun pada umumnya berpusat pada keluarga, dimana anak pertama kali belajar secara sosial, kognitif, dan psikomotor. Pada masa ini fondasi karakter anak terbentuk.

Secara insting mulai usia 2 tahun, anak sudah mulai melakukan observasi dan imitasi perilaku dengan orang-orang terdekatnya yaitu orangtua, ayah dan ibu.

Semua  perilaku, verbal maupun nonverbal seperti kata-kata, mimik wajah, aktivitas fisik, baik yang dilakukan orangtua maupun yang dilihat dari televisi, gadget, atau orang lain selain ayah dan ibu akan dengan mudah diserap dan dicontoh oleh anak.

Sebagai ilustrasi perkembangan otak anak usia golden age ini seperti spons yang menyerap semua informasi yang ada disekitarnya.

Pusat pendidikan yang kedua adalah sekolah. Istilah guru, yang digugu (ditaati) dan ditiru harus dibedakan dengan istilah pengajar. Pengajar hanya memberikan pengetahuan kognitif, pemberi ilmu-pengetahuan.

Sedangkan guru bertindak tidak hanya sebagai pengajar, namun juga sebagai contoh karakter dan budi pekerti (karaktervorming). Istilah Ki Hajar, sebagai pemimpin laku-adab.

Sistem sekolah yang hanya sebagai pabrik ilmu pengetahuan tidak memiliki jiwa, dan mengabaikan kodrat manusia sebagai makhluk sosial yang berbudi pekerti.

Saya beranggapan ada korelasi yang kuat antara karakter guru dan karakter siswa.  Jangan-jangan banyak perilaku siswa yang menyimpang, karena juga ada gurunya juga berperilaku menyimpang.

Mulai remaja atau masa puber mulai muncul pusat pendidikan yang ketiga yaitu alam pergaulan. Pada masa ini anak (remaja)  mulai “menjauh” dari orangtuanya.

Remaja umumnya lebih percaya dengan teman sebaya dibandingkan dengan orangtuanya, kalau orangtua tidak mulai mempersiapkan diri. Remaja secara perlahan mengalihkan tolok ukur hidupnya dari orangtua kepada kelompok sebayanya.

Pengaruh teman sebaya (peer) memainkan peranan penting yang menentukan perkembangan perilaku. Remaja yang menerima pengaruh negatif teman sebaya (negative peer influence) akan mengembangkan perilaku antisosial, termasuk kekerasan, sebaliknya remaja yang menerima pengaruh positif teman sebaya (positive peer influence) merupakan faktor protektif terbaik menghindari perilaku menyimpang.

Apabila pada masa sebelumnya (alam-keluarga dan alam-perguruan), orangtua dan guru dituntut untuk memberikan pendidikan, melakukan kontrol perilaku, memberikan pengetahuan mengenai benar-salah, baik-buruk.

Namun saat anak memasuki masa remaja seyogyanya orangtua mulai mengubah strategi, yaitu dengan mengendurkan “tali” kontrol ke anak. Anak mulai diberikan tanggung jawab lebih, kepercayaan untuk mengambil keputusan.

Orangtua dan guru hendaknya bertindak sebagai penasehat, mengawasi dari “jauh”, dan bertindak jika diperlukan atau jika ada bahaya yang muncul.

Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan karakter dibangun melalui tiga pusat pendidikan (trisentra) ini. Orangtua tidak bisa menyerahkan sepenuhnya tugas pendidikan guru kepada sekolah, sebaliknya sekolah tidak akan bisa mengembangkan karakter anak tanpa kerjasama dari orangtua.

Sementara itu orangtua dan sekolah juga tidak bisa mengabaikan pengaruh lingkungan pergaulan. Sejauh mana sekolah-sekolah kita saat ini memperhatikan tiga alam pendidikan tersebut?

Dari sini kita bisa menelaah lebih jauh kasus MH, bagaimana kondisi sehari-hari lingkungan sekitar dan teman sebayanya? Seperti apa pola asuh orangtuanya? Dan bagaimana cara guru mengajar?

Semua hal ini mempengaruhi kepribadian MH. Apabila memang kemudian ditemukan ada yang menyimpang, inilah yang dimaksud Kak Seto bahwa selain sebagai pelaku, MH juga bisa dikatakan sebagai korban.

Read More

Download Panduan Pengisian Daftar Hadir GTK

4:32 AM 0
Semester kedua tahun pelajaran 2017-2018 telah berjalan, walau dapodik belum dirilis namun Kemdikbud telah merilis aplikasi daftar hadir guru dan tenaga kependidikan DHGTK. Sebenarnya aplikasi daring ini sudah diperkenalkan semenjak semester 1 yang lalu, namun masih banyak operator dapodik yang belum menggunakannya.


Adapun alamat yang bisa diakses untuk menggunakan dan mengisi absen online GTK ini bisa masuk ke alamat
http://hadir.gtk.kemdikbud.go.id/
http://223.27.144.195:2017/index.php

Sistem informasi data kehadiran guru dan tenaga kependidikan merupakan aplikasi pencatatan kehadiran secara online untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya di sekolah negeri dan sekolah swasta seluruh Indonesia. Proses pencatatan data kehadiran dilakukan oleh sekolah yang terhubung dengan internet secara langsung. Proses pencatatan kehadiran untuk versi awal dapat dilakukan secara harian dan bisa juga dilakukan mingguan atau bulanan.

Untuk dapat mencatatkan kekadiran guru kedalam sistem, ada dua user yang dapat digunakan sebagai akses kedalam sistem :
1. Login dengan userid kepala sekolah
2. Login dengan userid operator dapodik

Kedua userid tersebut terupdate datanya secara langsung dari data dapodik (baik Dapodikdasmen maupun Dapodikpaud.)

Perubahan userid dan password dilakukan melalui aplikasi dapodik disekolah  masing-masing. Perubahan userid dan password yang dilakukan di aplikasi dapodik akan terakomodir di Sistem Data Hadir Guru dan Tenaga Kependidikan setelah dilakukan syncron. Data pengguna akan terupdate di sistem DHGTK setelah 2 (dua) hari berhasil syncron.

Dalam Aplikasi DHGTK terdapat tiga menu utama yaitu (1). Beranda; (2). Kehadiran; (3). Keluar Aplikasi.

Buku panduan penggunaan  Aplikasi Data Kehadiran Guru dan tenaga Kependidikan Versi ver.1.1 @2017-2018  ini disusun  untuk memberikan  deskripsi  terkait  informasi  umum  aplikasi dan panduan  teknis penggunaan  aplikasi  telah dijelaskan. 
Semoga  buku  panduan  ini  dapat  membantu  Kepla Sekolah, Operator/Petugas Absensi Sekolah dan GTK  baik  yang  masih  baru  dan  sudah  berpengalaman  untuk mensukseskan  pendataan di tahun pelajaran 2017/2018. 

Silakan klik Download pada file pdf di bawah untuk mengunduh panduan lengkapnya


Read More

Guru TIK Perlu Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013

4:26 AM 0
Guru TIK Perlu Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013.
Rembuk Nasional Guru  TIK dan KKPI III dan Kongres Nasional Guru TIK dan KKPI II tahun 2018 diselenggarakan di Universitas  Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung,  16-17 Februari 2018.

Acara tersebut  mengundang  para  pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari unsur Pemerintah melalu Kemdikbud, Akademisi/Perguruan Tinggi, Kepala Sekolah, Guru Teknologi Informadi dan Komunikasi  (TIK)   dan KKPI di seluruh Indonesia. Kegiatan itu mengusung tema “Kedudukan TIK dan Profesionalisme Guru TIK dan KKPI di era Pendidikan Abad 21”.


Sekretaris Umum Federasi Guru TIK dan KKPI Nasional (FGTIKKNAS) sekaligus penanggung jawab kegiatan Rembuknas III dan Kongres Nasional II Guru TIK dan KKPI tahun 2018, Supriadi mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin FGTIKKNAS.

FGTIKKNAS merupakan organisasi profesi guru TIK pertama di Indonesia. Organisasi ini dibentuk pada 23 Januari 2014 pada kegiatan Rembuk Nasional I Guru TIK tahun 2014 yang  diselenggarakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

"Pada kesempatan tahun ini kami juga mengundang organisasi guru TIK lainnya untuk  ikut  urun rembuk. Kegiatan ini menjadi momentum yang pas untuk mengajak kembali rekan-rekan yang telah memisahkan diri. Saatnya guru TIK dan KKPI di seluruh Indonesia bersatu,”  ujar Supriadi dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (20/2).

"Alhamdulillah peserta yang hadir mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka berdiskusi dengan semangat solusi,"  tutur Eko,  ketua Panitia Rembuknas III dan Kongres Nasional II Guru TIK dan KKPI tahun 2018.

Pada acara tersebut dibahas tentang kedudukan TIK dan profesionalisme guru TIK dengan tinjauan analisis kendala dan alternatif penyelesaian masalah. "Salah satu hasil Rembuk Nasional III itu adalah guru TIK perlu pelatihan implementasi Kurikulum 2013," ujar Supriadi.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan Rembuk Nasional III dan Kongres II Guru TIK tahun 2018 ini menghasilkan kepengurusan periode 2018 – 2021 dan rekomendasi kepada pemerintah agar segera:  1) menerbitkan  Petunjuk Teknis Peran Guru TIK dan KKPI dalam implementasi ikurikulum 2013 sebelum tahun pelajaran 2018/2019; 2) melakukan sosialisasi Peran Guru TIK dan KKPI dalam implementasi kurikulum 2013 kepada pemangku kepentingan pendidikan di daerah dan satuan pendidikan secara massif dan terstruktur, sebelum tahun pelajaran 2018/2019.

Selain itu, 3) menyelenggarakan Pelatihan  kepada Guru TIK tentang Peran Guru TIK dan KKPI dalam implementasi  kurikulum 2013 secara masif dan terstruktur; 4) menerbitkan buku guru dan buku siswa tentang TIK, sebelum tahunpelajaran 2018/2019.

Ketua FGTIKKNAS Firman Oktora mengatakan,  pihaknya  berharap para pemangku kepentingan pendidikan dapat memperhatikan usulan kawan-kawan guru TIK yang tertuang di dalam dekomendasi Rembuknas guru TIK tahun 2018 di Bandung. "Kami juga menghimbau teman-teman guru TIK untuk menjaga komunikasinya dengan baik,” ujar  Firman Oktora.


Read More

Saturday, February 10, 2018

Tips Menghindari Penipuan Jual Beli di Facebook

5:18 PM 0

Dimedia sosial khususnya facebook, hampir setiap hari ada saja laporan bahwa telah terjadi penipuan atau tertipu terutama dalam kasus jual beli. Yang paling sering terjadi kasusnya adalah seseorang telah membayar dengan mentransfer sejumlah uang namun barang tidak kunjung dikirim. Ada juga barang diterima namun ternyata bodong.
Kerugian yang diderita calon pembeli dari ratusan ribu hingga puluhan juta.Modus yang paling sering dilakukan penipu di facebook adalah dengan menawarkan barang tertentu dengan harga yang jauh lebih murah. Si penjual juga meninggalkan nomor WA nya. Ketika seseorang berkomentar biasanya penjual tidak membalas komentar, dan menyuruh agar menghubungi pembeli lewat Whats App.

Nah berikut ini akan kami bagikan tips kepada Anda agar tidak mudah tertipu pembelian online terutama di facebook dan WA.

1. Cek Akun Facebook Penjual.

Hal pertama yang perlu dilihat adalah dengan meneliti dengan seksama akun penjual.
Buka profilnya apakah akun baru dibuat, jika iya segera batalkan niat untuk membeli barang. Yang banyak terjadi penipu menggunakan akun FB baru untuk menipu di FB.

Lihat daftar temannya, ada berapa orang, adakah teman-temannya yang juga berteman dengan kita.
Lihat status-status dan kirimannya apakah bersifat publik. Seorang yang berniat baik misalnya jualan jujur akan mensetting statusnya dalam mode publik. Kemudian cek transaksi jual beli di akunnya, jika main inbox atau PM waspadalah. Penjual yang baik dan tepercaya akan mencantumkan harga secara terang-terangan nggak pake rahasia-rahasiaan.

2. Cek Nomor HP dan Nomor rekening di Pencarian Google atau FB

Mengecek nomor HP dan nomor rekening bank penipu penting dilakukan, karena biasanya banyak laporan penipuan di website ditulis atau dilaporkan di forum seperti kaskus, grup publik facebook dll. Dan ini terekam di mesin pencarian FB dan Google.

Sebagai contoh bisa dilihat pada gambar di bawah ini. Saya coba mengecek nomor HP 087879522196 di Google. Hasilnya sebagai berikut.
menghindari penipuan di FB dengan mengecek nomor hp penipu
nomor HP penipu jual beli via FB
Ternyata nomor HP 087879522196 terindikasi penipuan. Akun kartikanovianty di forum kaskus menggunakan nope tersebut dan sudah dibanned di forum jual beli kaskus karena adanya laporan.
Link bisa dibuka disini.


Kemudian saya coba-coba juga memasukkan nomer HP tersebut di pencarian FB, dan saya menemukan nama seseorang, namun tidak ada petunjuk adanya penipuan di akun tersebut. Akhirnya saya cari nama orang tersebut dan ketemu adanya kasus penipuan dengan nomor HP yang digunakan penipu. Link disini

penipu jual beli di facebook
penipuan di FB
penipuan jual beli fb

3. Cek Harga Jual Barang

Pembeli sering tertipu karena harga jual yang lebih murah dibanding harga pasaran.

Sebelum memutuskan untuk membeli baiknya cek dahulu harga barang yang sejenis di toko-toko online seperti bukalapak, tokopedia, shopee, blibli, lazada, zalora dll. Apalagi barang second/bekas, penjual alias penipu biasanya menjatuhkan harga dengan serndah-rendahnya.
akun bodong penipu online di FB
akun FB penipu jualan online
Contoh diatas penipu mencoba menjual barang pancing Majorcraft Crostage Crj S60 2 dengan harga di bawah pasaran. Namun terdeteksi oleh admin grup. Saat nope penipu di search di FB ternyata banyak laporan penipuan. Taraa...

Nah demikian langkah-langkah yang harus dilakukan agar tidak tertipu jual beli online khususnya di facebook. Tidak mutlak bagi anda untuk berpijak pada semua tips diatas, namun bisa digunakan beberapa tips diatas agar bisa terhindar dari oknum-oknum penipu. Bijaklah dalam transaksi lewat FB, cek n ricek dulu akun penjual, nomor HP nomor rekening maupun nomor identitas. Masih banyak toko online yang menggunakan jasa rekening bersama seperti bukalapak, tokopedia, shopee, aliexpresscom dll yang saya rasa lebih aman untuk kita gunakan dalam transaksi jual belu online. Silakan dishare.


Read More

Thursday, February 8, 2018

Tips Memilih Soft Frog yang Bagus

8:38 AM 0
Soft Frog sangat disukai para castinger, banyak kelebihan yang dimilikinya. Walau harganya lumayan menguras dompet bagi yang dompetnya memang tipis namun kadang tetap berkorban untuk membelinya.
Salah satu kelebihan soft frog adalah tidak mudah nyajen alias nyangkut, namun bagaimanapun masih ada pula yang suka nyajen, sehingga melayanglah umpan kesayangan, mau diambil takut nyebur ada buaya. Hehehe.

Pada artikel kali ini Angler Waluh mau berbagi tips memilih soft frog yang bagus tujuannya agar tidak mudah nyajen, tidak suka mocel, action yang mantap.

Bentuk Soft Frog yang Bagus.

Bagaimana bentuk soft frog yang bagus? Menurut saya relatif, tergantung jenisnya. Ada yang biasa actionnya ada yang action WTD (Walk The Dog)/berkelok-kelok seperti jalannya ular di permukaan air.
Namun jika ingin Hook SF anda tidak mudah tersangkut di rerumputan, pilih yang bagian kepala SF lebih besar dibanding bagian pantat/bagian hook. Ini untuk menutupi mata hook saat lure kita tarik/retrieve.

Tips Memilih Soft Frog yang Bagus
Soft Frog yang Bagus

Tebal/tipis karet SF

Pilih lah SF yang tidak terlalu lunak/tipis tidak pula terlalu keras. SF yang terlalu keras membuat gabus sering mocel, karena hook kurang terbuka. Sedangkan SF yang terlalu tipis akan mudah sobek, selain itu mata double hook juga sangat mudah tersangkut direrumputan/kayu.

Ukuran SF

Ukuran SF disini tentu tergantung target ikan gabus yang kita pancing. Jika dirasa ukurannya kecil gunakan SF ukuran kecil misal 3cm - 3,5cm. Sedangkan jika ukuran babon gabus misalnya ukuran 5ons keatas bisa digunakan SF berukuran 4cm-5,5cm


Warna Soft Frog.

Kalau Penulis sendiri sih tidak terlalu mempermasalahkan warna soft frog, mana warna yang baik untuk casting. Namun dari beberapa pengalaman banyak yang menyarankan bahwa SF yang berwarna gelap, seperti hitam, merah tua, biru tua, coklat, cenderung lebih sering disambar gabus. Alasannya, adalah coba perhatikan bagian bawah ikan, biasanya berwarna putih. Warna terang putih ini tujuannya adalah untuk menipu predator.
Kalau saya pribadi kecenderungan banyaknya sambaran terletak pada warna, kekeruhan dan kedalaman air, dan tentu saja ADA TIDAKnya gabus di spot. hehehe. Selain itu gabus tertarik pada kilauan pantulan cahaya dan juga gerakan diair.

SF jenis apa yang dihindari? 

Admin menyarankan jangan memakai SF jenis geol WTD apalagi yang kepalanya bulat dan terlalu besar. SF jenis ini sering mocel, Disambar gabus, namun saat disentak hook tidak menancap sempurna dan terhalang oleh bagian kepala.

Nah demikian kura-kura tips dari Angler Waluh bagaimana cara memilih Soft Frog yang baik. Jadi sebelum membeli silakan dilihat, diraba dan diterawang manakah kira-kira soft frog yang bagus tadi. Silakan dikoreksi atau ditambahkan sobat angler.
Read More

Tuesday, February 6, 2018

Cara Membuat/MengKloning Cetakan Soft Frog Murah Meriah

10:32 AM 0
Cara Membuat/MengKloning Cetakan Soft Frog Murah Meriah

Soft Frog merupakan umpan-umpanan mancing yang paling populer dikalangan castinger gabus.
Banyak keunggulan yang dimiliki Soft Frog, salah satunya SF bisa dilempar ke perairan yang banyak rumputnya dan tidak mudah tersangkut. Namun tidak sedikit pula SF para caster yang tersangkut baik dipepohonan maupun di rerumputan dan tanaman air lain, sehingga mau tidak mau pemancing sebelum memancing harus menyediakan cadangan lure SF nya.

Harga lure SF bervariasi yang termurah mungkin sekitar 20 ribuan hingga seratusan ribu rupiah perbuah. Jika sekali mancing saja lure kita nyajen sampai 2 biji, kan bisa tekor tuh, apalagi yang modalnya tipis buat belu lure. Untuk mensiasatinya tidak sedikit castinger yang membuat sendiri SF, baik yang terbuat dari cairan lateks maupun dari silikon seperti sealant.

membuat bikin cetakan soft frog


Namun berdasar pengalaman saya, tidak mudah membuat Soft Frog yang benar-benar bagus dalam artian potensi hook up nya tinggi dan jarang mocel. Untuk membuat Soft Frog tentu kita membutuhkan cetakan atau mold terlebih dahulu. Nah disinilah yang susah, membuat mold yang bagus bentuknya, hook up nya joss dan sesuai dengan double hook yang kita miliki.
Kebanyakan dari kita membuat cetakan SF adalah dari kayu, mereka yang memiliki tangan cekatan tentu sangat mudah. Bisa saja kita buat mold dr kayu, namun membuatnya menjadi banyak dan seragam tentu akan sulit.

Nah disini admin akan berbagi cara membuat cetakan SF yang terbuat dari semen atau cor semen. Hasilnya akan sesuai dengan yang kita harapkan.  Mold dari cor semen mungkin jarang terdengar, tapi memang bisa dibuat. Mold dari semen selain murah meriah juga mudah pengaplikasiannya.

Cetakan SF dari semen ini adalah dengan cara mengkloning atau memperbanyak mold yang sudah ada dengan menggunakan SF yang kita miliki yang kita anggap terbagus. Artinya kita berkorban sebuah SF dulu.

Bahan yang harus disiapkan adalah Korban SF, semen, pasir, air dan tusukan sate atau pentol atau bahan apapun untuk menyangga cetakan saat dicelup ke cairan lateks.
Berikut ini Caranya.

1. Langkah pertama

Siapkan SF kemudian, belah pada bagian bawah SF tepat di tengah-tengah.

MengKloning Cetakan Soft Frog Murah Meriah
SF yang dibelah tengah untuk mencetak mold


2. Langkah Kedua

Karena bahan cetakan berbahan semen, maka siapkan semen, pasir dan air. Perbandingan semen dengan pasir adalah 2:1.  Aduk rata semen dan pasir kemudian masukkan air sedikit demi sedikit sampai tercampur rata, air jangan terlalu banyak, jika kebanyakan bisa ditambahkan semen.

3. Langkah ketiga

Masukkan adonan semen tadi ke dalam bodi SF yang telah dibelah tengah tadi secara merata.

4. Langkah keempat

Setelah kita masukkan adonan cor semen ke dalam SF, selanjutnya adalah memasang tusukan sate ke dalam adonan semen. Posisinya adalah di bagian belakang SF, tepatnya di bagian bawah tempat kita memasukkan double hook saat SF sudah jadi. Usahakan posisinya tegak, bisa dengan menyandarkannya ke dinding.

5. Langkah kelima

setelah langkah ke empat tadi, selanjutnya adalah pengeringan semen. Usahakan dijemur diterik matahari agar cepat kering. Jangan memencet cetakan yang sedang dibuat karena bisa retak. Biarkan mengering, tunggu hingga 1x24 jam.

6. Langkah ke 6

Setelah kering selanjutnya adalah mencabut cetakan SF dari semen yang telah kering tadi dari SF. Jangan takut pecah karena jika adonan semennya bagus, dan saat pengeringan tidak terganggu, cetakan semen akan mudah dilepas dan tidak retak/pecah.

MengKloning Cetakan Soft Frog Murah Meriah
cetakan/mlod SF yang sudah jadi
Jadi deh cetakan Soft Frog dari semen. Sebelum kita celup ke lateks sebaiknya dilapisi dulu dengan bahan lain.kalau saya sih dilapisi tipis dengan lem Fox, jika tidak ada bisa pakai lem yang terbuat dari busa steorofom yang dicampur bensin.


Diatas adalah hasil pembuatan SF yang cetakannya dari semen tadi. Agak jelek maklum kurang bakat seni dan lateks nya adalah tetes tetes terakhir alias ampasnya doank. hehehe


Video pembuatan kloningan cetakan SF bisa dibuka di tautan youtube di bawah ini




 Bagaimana jika ingin memperbanyak kloningan cetakan SF lagi?
Jika kita berniat mau jualan Soft Frog tentu kita harus memperbanyak cetakan.
Jika satu persatu mungkin agak lambat, maka gunakanlah silikon Sealant untuk membuat Soft Frog, SF dari silikon Sealant ini nantinya kita pakai untuk membuat cetakan SF.


Nah Bagaimana rekan castinger? Sangat mudah kok caranya. Jika memakai membeli resin tentu perlu dana lebih tapi kalau pakai semen cukup murah, bahkan bisa minta ke teman atau tetangga hehehe.




Read More

Monday, February 5, 2018

Fungsi Blade pada Soft Frog (SF)

2:04 PM 0

Fungsi Blade pada Soft Frog
Apa itu blade? Kalau bahasa Inggris nya sih blade artinya pisau... hehehe. Namun dalam dunia pemancing khususnya pembuat dan pemakai lure Soft Frog, blade menjadi syarat kesempurnaan sebuah soft froggy (kodok karet).

Jika sobat angler pernah melihat atau menggunakan SF sebagai umpan mancing tentu tahu bagaimana bentuk blade. Blade untuk lure beragam bentuk dan ukurannya, namun untuk penggunaan pada soft froggy biasanya hanya 1 bentuk.

Silakan perhatikan gambar SF di bawah.

blade soft frog
Perhatikan logam dibagian belakang SF itulah yang disebut blade olah para castinger.
Jadi blade pada SF disini bentuknya lebih mirip sendok ukuran mini. Blade juga bisa disebut spinner spoon.
Setelah kita tau apa itu blade, kita akan bahas apa fungsi dan manfaat blade pada SF.

1. Sebagai pemikat ikan

Blade pada umumnya berkilau dengan 2 macam warna, keemasan dan silver/metalik.
Dengan kilauan tersebut ikan akan tertarik dan penasaran lalu mengejar umpan SF yang sedang kita tarik. Kemudian menyambar lure SF kita.
Menurut beberapa rekan angler caster, semakin besar ukuran blade semakin bagus untuk sebuah soft frog. Namun ukuran blade ya tetap harus proporsional dengan ukuran SF.

blade untuk SF


2. Sebagai tambahan pemberat

Dalam bodi Soft  Frog biasanya oleh pembuat lure sudah dimasukkan timah lembaran dengan menggulungnya di kawat double hook.
Namun jika terlalu tebal atau kebanyakan akan terlalu padat dan berpotensi mocel/ikan gabus lepas.
Dengan tambahan blade tersebut maka berat lure akan bertambah. Umumnya angler menyukai SF yang berat karena jarak lemparan sedikitnya akan lebih jauh.

3. Sebagai penyeimbang retrieve

Lure SF tentu tidak semuanya memiliki keseimbangan posisi bentuk maupun ketebalan. Selain itu penempatan swivel pada mulut SF juga berpengaruh terhadap keseimbangan SF.
Keseimbangan yang dimaksud disini adalah gerakan atau action SF saat reel kita gulung atau bahasa kerennya saat retrieve.
Saya pernah mencoba memakai SF kemudian saya lepas bladenya, yang terjadi action lure menjadi miring kiri atau kekanan, tidak lurus dan mulus. Begitu blade saya pasang kembali action lure SF menjadi seperti yang saya inginkan.

Macam-macam bentuk blade

Blade berbagai macam bentuk dan ukuran, masing-masing tentu memiliki fungsi yang berbeda.
blade dengan ukuran 4,5 cm
Kalau blade di atas tentu tidak cocok digunakan pada SF, karena terlalu panjang. Hehehe. Mengenai bentuk blade ini akan dibahas pada artikel lainnya.

Nah demikian tadi fungsi dan kegunaan blade pada Soft Frog. Bagi saya sendiri fungsi blade
yang paling utama adalah sebagai pemikat gabus terlebih jika spot mancing berair dalam. Bagaimana tanggapan Anda? apakah bisa menambahkan fungsi blade lainnya?


Read More

Kejujuran Salah Satu Dasar Pendidikan Berkarakter

9:30 AM 0

Kejujuran Salah Satu Dasar Pendidikan Berkarakter

Dewasa ini semakin banyak kejahatan dan tindak criminal yang dilakukan pelajar maupun mahasiswa. Terlebih jika berkaitan dengan sikap jujur. Contoh nyatanya masih banyak siswa maupun mahasiswa yang berbagi jawaban dalam ujian. Hal ini menjadi ironi karena para kaum muda ini lah yang menjadi tumpuan bangsa kedepan. Mereka lah bibit-bibit muda yang akan membangun dan memimpin Indonesia kedepan.
kejujuran

Walau telah dipersiapkan dan dibina melalui berbagai macam pendidikan. Entah itu pendidikan di rumah maupun di sekolah dengan banyak mata pelajaran. Namun rasanya sekadar mendapat pelajaran eksak atau yang berkaitan dengan sains saja tak cukup untuk membina dan mengarahkan generasi muda agar memiliki karakter yang lebih baik untuk memimpin bangsa kedepan. Hal tersebutlah yang membuat pendidikan karakter bagi anak bangsa penting, salah satunya karakter jujur.

Kejujuran adalah salah satu karakter bangsa Indonesia yang tercermin dalam pancasila yang termasuk dalam nilai-nilai Kemanusian yang Adil dan Beradab yang tercantum dalam Pancasila. Kejujuran termasuk ke dalam nilai moral. Prilaku jujur adalah dasar dari segala prilaku terpuji lainnya. Karakter jujur ini penting dan harus dimiliki semua generasi muda Indonesia agar kedepan tercipta generasi-generasi dengan kualias terbaik yang memiliki sikap jujur agar kelak pemerintahan pun dipegang orang-orang jujur.

Orang jujur tak akan pernah merugikan orang lain. Selain itu orang yang jujur pasti menjaga amanah (kepercayaan) dan orang yang amanah pasti memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi dan menjalankan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh dan orang yang jujur cenderung bersikap adil.

Selain dalam Pancasila, Allah SWT sudah lebih dahulu mengingatkan agar kita sebagai hamba-Nya bersikap jujur dan memelihara kejujuran seperti yang tertera dalam surat Al-Ahzab: 70 – 71 Allah SWT berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amal-amalmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.”

Dalam ayat tersebut telah jelas bahwa jika kita berbuat jujur amalan-amalan kita yang lain akan baik. Hal ini terjadi karena kejujuran akan membawa ketenangan dan membuat kita termovasi dan merasa terawasi untuk selalu berprilaku dan bersikap baik, tak hanya jujur saja. Dia pun berkata akan memperbaiki amalan-amalan manusia yang berkata benar (jujur).

Ayat lain bahkan menegaskan pentingnya bersikap jujur. Dalam surat Al-Israa’:53 Allah SWT berfirman: Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: “Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan (suka) menimbulkan perselisihan diantara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” Ayat ini jelas menegaskan bahwa prilaku tidak jujur atau berdusta hanya akan menimbulkan permasalahan sesama manusia, karena hal tersebut hanya hasutan syaitan belaka. Beprilaku dusta memang sangat menggiurkan, seperti para koruptor yang banyak mengguras uang negara untuk kepentingan kehidupan pribadinya. Namun, kesenangan yang didapat hanya belaku sementara, kerugian dari perbuatannya tak hanya berefek pada pelaku tapi juga bagi masyarakat Indonesia. 

Sikap jujur pun telah dimiliki dan dicontohkan oleh panutan sepanjang masa umat Islam yakni Rasulullah SAW. Shidiq (jujur) adalah salah satu sifat dari empat sifat Rasul yang patut dicontoh bagi kita selaku pengikutnya. Mudahnya umat islam hanya perlu mencontoh sifat dan prilaku Rasul, inilah contoh mudah bagi kita untuk menerapkan pendidikan karakter bagi generasi bangsa saat ini. Seperti dalam firman Allah SWT dalam Surat al-Ahzab ayat 21 dijelaskan“Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”.

Mengingat pentingnya pendidikan karakter bagi anak bangsa yang kelak menjadi pemimpin, maka dari itu sangat penting prilaku jujur ini menjadi dasar karakter yang mesti dibudayakan dan dimiliki bagi setiap generasi baru bangsa Indonesia. Prilaku jujur menjadi dasar karena tanpa kekujujuran, seseorang tidak dapat dipercaya melakukan apapun. Orang yang pandai berdusta akan merugikan banyak orang dan sudah sangat jelas ia akan menyalah gunakan kepercayaan yang akan diembannya kedepan. Oleh sebab itu kejujuran menjadi salah satu dasar penting pendidikan karakter bagi calon pemimpin bangsa kedepan. kompasiana.com
Read More

Sunday, February 4, 2018

Dilema Persoalan Guru

9:35 PM 0
simpkbguru.com. SARJANA pendidikan yang dihasilkan setiap tahun melimpah, melebihi kebutuhan, namun ironisnya, guru selain penyebarannya “njomplang” antara kota-kota besar dan wilayah terpencil, mutunya juga pas-pasan.

Pada 2016 saja tercatat 254.669 lulusan sarjana pendidikan yang tidak bisa langsung menjadi guru karena ada ketentuan yang mengharuskan bagi mereka untuk mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
guru

Padahal, di tahun sama, jumlah sarjana yang mengikuti pendidikan profesi guru baru sekitar 2.300 orang, sementara pada 2017 dibutuhkan  27.000 guru dan  pada 2024 bisa lebih dari 126.400 guru lagi.

Ketua Asosiasi Rektor Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Syawal Gultom mengajukan gelar ganda bagi sarjana pendidikan, sehingga lulusan S-1 Pendidikan Kimia misalnya,sekaligus bergelar sarjana kimia, sehingga selain menjadi guru, juga bisa berkarya di sektor industri.   

Seperti yang disampaikan Direktur Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan, Fiona Handayani baru-baru ini, tantangan dunia pendidikan selain jumlah guru yang kurang, juga anggaran APBN dan APBD yang cekak guna mengatrol mutu guru.

Untuk mengisi kekosongan guru di wilayah-wilayah tertentu, Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyadi berharap agar pemerintah memprioritaskan pengangkatan guru PNS berasal dari guru honorer yang memenuhi persyaratan.

Kekurangan guru di jenjang pendidikan dasar dan menengah berstatus PNS di daerah-derah perlu segera diisi guna menjamin program pendidikan bermutu.

Sistem perekrutan guru  secara komprehensif agaknya memang perlu dilakukan pemerintah, mulai dari pemetaan dan analisis kebutuhan, sistem perekrutan sampai ke pembinaan guru secara rutin.

Kekurangan guru di jenjang pendidikan dasar dan menengah berstatus PNS di daerah-derah perlu segera diisi guna menjamin program pendidikan bermutu.

Nyatanya, sampai kini jumlah lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) belum memadai untuk mengisi kebutuhan tenaga guru profesional di sekolah-sekolah.

Persyaratan mutu, kata Direktur Pembelajaran Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristek dan Dikti, Paristiyanti Nurwardani, tidak bisa ditawar-tawar lagi.

“Guru yang mengajar di depan kelas harus memiliki sertifikat pendidik dari PPG, “ ujarnya.



Program 10.000 PPG pada 2018


Pemerintah sejak 2017 menyubsidi program PPG  untuk 4.000 orang, ditingkatkan menjadi 10.000 orang pada 2018 ditambah 500 orang untuk penempatan di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Peserta PPG bersubsidi dibebaskan dari uang kuliah, peserta PPG untuk 3T  juga dibebaskan dari biaya hidup, sedangkan ke depannya pemerintah akan menunjuk Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk membuka program PPG mandiri . Biaya kuliah dibayar peserta, besarnya ditentukan LPTK.

Secara nasional, saat ini tercatat sekitar tiga juta guru dalam jabatan, tidak termasuk guru agama, sedangkan yang sudah tersertifikasi baru sekitar 1,39 juta guru.

Penempatan guru di daerah 3T atau disebut juga Guru Garis Depan (GGD) ternyata juga sarat dengan persoalan, padahal pemerintah pusat sudah melipatgandakan jumlahnya dari hanya 797 guru di empat provinsi menjadi 7.000 guru tersebar di 31 provinsi.

Masalahnya, khususnya di Papua, sekitar separuh dari jumlah guru yang ditempatkan di wilayah pedalaman yang seluruhnya berstatus PNS sering tidak berada di tempat tugasnya dengan berbagai alasan.

Selain persoalan mental, mungkin  mereka “desersi” karena yang penting kan sudah digaji selain memang tidak adil, jika mereka yang berjibaku dengan setumpuk persoalan dan keterbatan di wilayah 3T, pendapatannya sama dengan guru yang ditugaskan di kota-kota besar.

Ke depan, perlu difikirkan, misalnya fasilitas rumah dinas, tunjangan khusus yang berbeda tiap wilayah tergantung kondisinya, mungkin juga rotasi penempatan, agar setiap guru sama-sama merasakan getir dan manisnya penugasan.

Guru adalah profesi mulia yang dalam bahasa Jawa konon berasal dari kependekan sosok yang harus “diGUgu dan ditiRU (dipatuhi dan diteladani) yang bertugas menelurkan kader-kader pemimpin bangsa kelak.

Peningkatan mutu, mental dan keilmuwan guru suatu keharusan di era globalisasi yang diwarnai persaingan ketat saat ini,  dan last but not least, kesejahteraan dan fasilitas terutama guru yang ditugaskan di wilayah 3T tentu harus sepadan. kemdikbud.go.id
Read More

Post Top Ad